Paris (pengucapan
/ˈpærɨs/ dalam bahasa Inggris;
[paʁi] (bantuan·info) dalam bahasa Perancis) adalah
ibu kota Perancis. Terletak di sungai
Seine, di utara Perancis, di jantung
region Île-de-France (juga dikenal sebagai "Region Paris";
bahasa Perancis:
Région parisienne). Kota Paris pada batas administratifnya (tak berubah sejak 1860) memiliki penduduk 2.167.994 jiwa (Januari 2006).
Unité urbaine Paris (atau
wilayah urban) memanjang ke luar batas kota administratif dan memiliki perkiraan penduduk 9.93 juta (tahun 2005).
Aire urbaine Paris (atau
wilayah metropolitan) memiliki penduduk hampir 12 juta jiwa, dan merupakan salah satu
wilayah metropolitan terpadat di
Eropa.
Pemukiman penting bagi lebih dari dua milenium, Paris hari ini menjadi salah satu pusat
bisnis dan
budaya terdepan di dunia, dan campuran
politik,
pendidikan,
hiburan,
media,
fashion,
sains dan
seni semuanya membantu statusnya sebagai salah satu
kota global terbesar di dunia. Region Paris (
Île-de-France) adalah ekonomi kota terbesar di Eropa, dan kelima terbesar dalam
daftar kota menurut PDB dunia. Dengan €500.8 miliar (US$628.9 miliar), kota ini menghasilkan seperempat
produk domestik bruto (PDB) Perancis tahun 2006. Region Paris memiliki 36 dari perusahaan
Fortune Global 500 di beberapa distrik bisnis, terutama
La Défense, distrik bisnis terbesar di Eropa. Paris juga memiliki banyak organisasi internasional seperti
UNESCO,
OECD,
ICC dan
Paris Club.
Paris adalah kota tujuan turis paling populer di dunia, dengan 30 juta pengunjung asing per tahun. Terdapat sejumlah marka tanah terkenal di antara berbagai atraksinya, bersama dengan institusi terkenal dan taman terpopuler di dunia.
Etimologi
Paris diucapan pengucapan
/ˈpærɪs/ dalam
bahasa Inggris, dan
IPA [paʀi] (bantuan·info) dalam
bahasa Perancis. Nama latin Paris adalah
Lutetia (
/lutetja/), atau
Lutetia Parisiorum, (Bahasa Perancis:
Lutèce (
[lytɛs])), yang kemudian dipotong menjadi hanya Paris. Nama ini berasal dari suku
Parisii Galia, yang namanya mungkin berasal dari kata Galia Celt, berarti "ketel besar", tapi tidak berhubungan. Penulis lainnya menganggap nama
Parisii berasal dari kata Galia Celt
parisio yang berarti "orang bekerja" atau "pengrajin." Sejak awal abad ke-20, Paris telah dikenal sebagai
Paname (
[panam]) dalam
slang Perancis (
Moi j'suis d'Paname, artinya "Saya dari Paname"), sebuah slang yang telah populer di kalangan remaja dalam beberapa tahun belakangan.
Penduduk Paris dikenal sebagai Parisian
[pəˈɹɪzjənz] atau
[pəˈɹiː.ʒn̩z] dalam
bahasa Inggris dan
Parisien (
[paʀizjɛ̃] (bantuan·info)) dalam
bahasa Perancis. Kata
Parigot (berarti "warga Paris", diucapkan
[paʀigo] (bantuan·info)) kadang-kadang digunakan dalam
slang Perancis. Sering dianggap merendahkan,
Parigot memiliki konotasi baik, seperti dalam lagu terkenal oleh
Maurice Chevalier: "
C'est un gars d'Ménilmontant, un vrai p'tit Parigot, ..." ("Ia seseorang dari
Ménilmontant, seorang warga Paris kecil, ..."). Secara lokal, penghuni pinggiran Paris dikenal sebagai
banlieusard [bɑ̃ljøzaʀ] (bantuan·info)), berarti penghuni
banlieue ("pinggiran kota"). Penduduk
région Île-de-France (Region Paris) dikenal secara resmi sebagai
Francilien (
[fʀɑ̃siljɛ̃] (bantuan·info)). Warga Paris menyebit orang dari luar Île-de-France sebagai
Provinciaux (dari berbagai provinsi). Penggunaan sebutan ini, seperti menganggap seluruh Perancis sebagai
la province, kadang-kadang dianggap merendahkan.
Sejarah
Awal
Kamar mandi Romawi di bawah Paris
Tanda-tanda arkeologi awal pemukiman permanen di Paris berawal di tahun 4200
SM.
Parisii, sub-suku
Senones Kelt, yang dikenal sebagai kaum pedagang
[rujukan?], menghuni daerah dekat sungai
Seine sejak 250 SM
.
Romawi menguasai rawa Paris tahun 52 SM, dengan pemukiman permanen di akhir abad yang sama di
Tepi Kiri Bukit Sainte Geneviève dan pulau
Île de la Cité. Kota
Galia-Romawi ini aslinya bernama
Lutetia, tapi di-Galisiakan menjadi
Lutèce. Meluas hebat menjelang abad-abad berikutnya, menjadi kota yang makmur dengan sebuah forum, istana, kolam, kuil, teater dan ampiteater. Kejatuhan kekaisaran Romawi dan serangan Jermanik abad ke-13 membawa kota ini ke dalam era kegelapan. Tahun 400 M
Lutèce, yang kemudian ditinggalkan oleh penghuninya, hanya berupa kota garnisun kecil di dalam pulau tengah berbenteng tak beraturan. Kota ini menerima nama "Paris" di akhir pendudukan Romawi.
Abad pertengahan
Sekitar tahun 500
M, Paris adalah pusat bagi
raja Frank,
Clovis I, yang membangun
katedral dan biara pertamanya ditujukan pada keturunannya, yang kemudian menjadi
santo pelindung kota,
Sainte Geneviève. Setelah wafatnya Clovis, kerajaan Frank terbelah, dan Paris menjadi ibukota dari negara berdaulat yang lebih kecil. Pada masa dinasti
Karolingia (abad ke-9), Paris lebih kecil dari kabupaten feodal
. Bangsawan Paris mulai membuka diri dan memegang kekuasaan besar daripada Raja
Francia occidentalis,
Odo, Bangsawan Paris terpilih menjadi raja yang menggantikan
Charles si Gemuk, karena keterkenalannya ia berhasil mempertahankan Paris selama pengepungan
Viking (
Pengepungan Paris (885-886)). Meskipun
pulau Cité selamat dari serangan Viking, sebagian kota
Tepi Kiri hancur; daripada dibangun kembali di sana, setelah mengeringkan rawa di utara pulau, Paris mulai memperluas diri ke
Tepi Kanan. Tahun 987 M,
Hugh Capet, Bangsawan Paris, terpilih menjadi Raja Perancis, mendirikan
dinasti Capet yang mengangkat Paris sebagai ibukota Perancis.
Sejak 1190, Raja
Philip Augustus menutup Paris dari kedua tepi dengan dinding yang melibatkan
Louvre sebagai benteng barat dan tahun 1200 membuka
Universitas Paris yang menarik pelajar dari seluruh
Eropa. Selama periode ini kota membangun aktivitas distribusi luas yang masih terjadi hingga sekarang: pulau tengah memiliki institusi pemerintah dan keagamaan, tepi kiri menjadi pusat pendidikan dengan Universitas dan
perguruan tinggi, sementara tepi kanan berkembang sebagai pusat perdagangan di sekitar pasar sentral
Les Halles.
Paris kehilangan posisinya seabgai ibukota Perancis ketika diduduki oleh
Burgundia sekutu Inggris selama
Perang Seratus Tahun, tapi memperoleh gelarnya kembali ketika
Charles VII mengklaim kembali kota ini tahun 1437. Meskipun Paris menjadi ibukota lagi, Kerajaan ditempatkan di kastil
Lembah Loire. Selama
Perang Agama Perancis, Paris menjadi basis
partai Katolik, mengakibatkan
Pembantaian Hari St. Bartholomew (1572). Raja
Henry IV mendirikan kembali istana kerajaan di Paris tahun 1594 setelah berpindah agama ke Katolik Roma (dengan kalimat terkenalnya:
Paris sangat pantas merayakan Misa). Selama
Fronde, warga Paris memberontak dan keluarga kerajaan meninggalkan kota (1648). Raja
Louis XIV pindah ke istana kerajaan permanen di
Versailles tahun 1682. Seabad kemudian, Paris menjadi pusat
Revolusi Perancis, dengan
Penyerangan Bastille tahun 1789 dan
penjatuhan monarki tahun 1792.
Abad ke-19
Revolusi Industri,
Kekaisaran Kedua Perancis, dan
Belle Époque membawa Paris ke pembangunan terbaiknya sepanjang sejarah. Sejak 1840-an, angkutan rel membolehkan banyak arus migran ke Paris yang tertarik dengan pekerjaan di industri baru di pinggiran kota. Kota ini mengalami renovasi besar-besaran ketika
Napoleon III dan
préfet-nya
Haussmann, yang
meratakan seluruh distrik sempit, melebarkan jalan raya untuk membuat jaringan jalan lebar dan façade neo-klasik Paris modern. Program "Haussmannisasi" ini dirancang untuk membuat kota lebih indah dan lebih bersih bagi para penduduknya, meskipun memiliki keuntungan lebih pada pemberontakan atau revolusi yang akan datang, pasukan berkuda dan senapan dapat digunakan untuk meredam pemberontakan setelah taktik pengepungan pemberontak yang sering digunakan selama Revolusi tidak terpakai lagi.
Epidemi
cacar tahun 1832 dan 1849 menjangkit penduduk Paris-epidemi 1832 sendiri menewaskan 20.000 orang dari 650.000 penduduk. Paris juga mengalami dampak besar dari
pengepungan yang mengakhiri
Perang Perancis-Prusia (1870-1871): dalam kekacauan yang diawali kejatuhan pemerintahan Napleon III,
Komune Paris (1871) menyebabkan banyak pusat administratif Paris (dan arsip kota) terbakar sementara 20.000 warga Paris tewas setelah pertikaian antara pasukan Komune dan Pemerintah yang kemudian dikenal sebagai
semaine sanglante (Minggu Berdarah).
Paris kembali pulih dengan cepat dari peristiwa tersebut untuk menyelenggarakan
Pameran Universal di abad ke-19.
Menara Eiffel dibangun sebagai peringatan Revolusi Perancis pada
Pameran Universal 1889, sebagai tampilan "sementara" keagungan arsitektur tapi menjadi menara tertinggi di dunia hingga 1930, dan marka tanah terkenal kota ini, sementara
Pameran Universal 1900 merupakan pembukaan jalur
Métro de Paris pertama. Pameran Dunia Paris juga menempatkan posisinya pada industri pariwisata dan sebagai kota yang cocok untuk acara pameran teknologi dan dagang internasional.
Abad ke-20
Selama
Perang Dunia I, Paris berada di garis depan perang, telah membendung serangan Jerman atas kemenangan Perancis dan Britania pada
Pertempuran Pertama Marne tahun 1914. Di tahun 1918-1919, terjadi parade kemenangan
Sekutu dan perundingan perdamaian. Pada
periode antarperang Paris terkenal karena masyarakat yang berbudaya dan berseni dan kehidupan malamnya. Kota ini menjadi tempat berkumpulnya pelukis dari seluruh dunia, dari komposer terusir Rusia
Stravinsky dan pelukis Spanyol
Picasso dan
Dalí hingga penulis Amerika
Hemingway. Bulan Juni 1940, lima minggi setelah awal
Pertempuran Perancis, Paris jatuh dalam pendudukan pasukan Jerman yang menetap di sana hingga
kota ini dibebaskan bulan Agustus 1944, dua bulan setelah serangan Normandia.
Paris Tengah yang terkena dampak
Perang Dunia II tidak mengalami kerusakan, karena tidak ada target strategis bagi pengebom Sekutu (stasiun kereta di pusat Paris adalah
stasiun terminal; pabrik besar terletak di pinggiran kota), dan juga karena tampilan budayanya.
Jenderal von Choltitz dari Jerman tidak menghancurkan semua monumen Paris sebelum Jerman mundur, seperti yang diperintahkan
Adolf Hitler, yang mengunjungi kota tahun 1940.
Setelah perang, Paris mengalami pembangunan terbesarnya sejak akhir
Belle Époque tahun 1914. Pinggiran kota mulai meluas, dengan pembangunan estat masyarakat besar yang dikenal sebagai
cités dan permulaan distrik bisnis
La Défense. Sebuah jaringan kereta bawah tanah ekspres canggih,
RER, dibangun untuk melengkapi Métro dan melayani pinggiran kota yang jauh, sementara jaringan freeway dibuat di pinggiran kota, terpusat pada expressway
Périphérique yang mengitari kota
.
Sejak 1970-an, banyak pinggiran kota dalam Paris (khususnya utara dan timur) telah mengalami
deindustrialisasi, dan
cités makmur telah menjadi penampungan imigran dan pengangguran
. Di waktu yang sama, kota Paris (dalam lingkaran
Périphérique) dan pinggiran barat dan selatan telah berkembang dari ekonomi tradisional ke jasa bernilai tinggi dan produksi peralatan canggih, menghasilkan keuntungan bagi penduduknya yang pendapatan per kapitanya di antara yang tertinggi di Eropa. Perbedaan sosial itu membawa kedua daerah tersebut memberontak sejak pertengahan 1980-an, seperti
kerusuhan 2005 yang dipusatkan terutama di pinggiran timurlaut.
Abad ke-21
Untuk meredam ketegangan sosial di pinggiran dalam dan memulihkan
ekonomi Paris metropolitan, beberapa rencana sedang dijalankan. Kantor
Sekretaris Negara untuk Pembangunan Wilayah Ibukota dibangun bulan Maret 2008 dalam
pemerintah Perancis. Pemiliknya,
Christian Blanc, bertugas memeriksa rencana Presiden
Nicolas Sarkozy untuk pembentukan wilayah metropolitan (lihat bagian Administrasi di bawah)
Grand Paris ("Paris Raya"), juga perpanjangan jaringan kereta bawah tanah untuk mengimbangi pertumbuhan populasi di Paris dan pinggirannya, dan berbagai proyek pembangunan ekonomi untuk mendorong ekonomi metropolitan seperti pembangunan bangunan teknologi dan sains kelas dunia dan kampus universitas di
plateau Saclay di pinggiran selatan.
Sama, Presiden Sarkozy juga meluncurkan sebuah kompetisi urban dan arsitektur internasional tahun 2008 untuk pembangunan masa depan Paris metropolitan. Sepuluh tim yang termasuk arsitek, perencana urban, ahli geografi, arsitek lanskap akan memberikan visi mereka membangun metropolis Paris abad ke-21 setelah era
setelah Kyoto dan membuat diagnosis perspektif untuk Paris dan pinggirannya yang akan menjelaskan pembangunan masa depan di Paris Raya untuk 40 tahun berikutnya. Tujuannya tidak hanya membangun sebuah metropolis ramah lingkungan tapi juga mengintegrasikan pinggiran kota dalam dengan pusat Kota Paris melalui operasi perencanaan urban berskala besar dan proyek arsitektur unik.
Sementara itu, dalam usaha mendorong wajah Paris metropolitan pada kompetisi global, beberapa pencakar langit supertinggi (300 m / 1,000 ft dan lebih) telah disetujui sejak 2006 di distrik bisnis
La Défense, di barat batas kota, dan dijadwalkan selesai awal 2010-an. Pihak Kota Paris juga mengumumkan mereka merencanakan pembangunan pencakar langit di dalam batas kota dengan memperbarui batas tinggi bangunan untuk pertama kalinya sejak konstruksi
Tour Montparnasse pada awal 1970-an.
Geografi
Paris terletak di belokan
Sungai Seine menuju utara dan terdiri dari dua pulau,
Île Saint-Louis dan
Île de la Cité, yang membentuk bagian tertua kota. Keseluruhan, kota ini datar, dan titik terendahnya 35 meter (114 kaki) di atas permukaan laut. Paris memiliki beberapa bukit, yang tertingi adalah
Montmartre pada 130 m (426 kaki).
Paris, tak termasuk taman luar
Bois de Boulogne dan
Bois de Vincennes, mencakup wilayah berbentuk oval seluas 86,928 kilometer persegi (33,56 mil persegi).
Aneksasi besar kota terhadap teritori luar tahun 1860 tidak hanya memberikan bentuk modern-nya, tapi membentuk dua belas
arondisemen searah jarum jam (borough kotamadya). Dari wilayah 1860 seluas 78 km² (30.1 sq mi), batas kota meluas menjadi 86.9
km² (34
sq mi) tahun 1920-an. Tahun 1929 taman hutan
Bois de Boulogne dan
Bois de Vincennes secara resmi dimasukkan dalam kota, memperluas wilayahnya menjadi 105.397 km² (40.69 sq mi).
Ukuran demografi asli Paris, atau
unité urbaine, meluas ke luar batas kota, membentuk oval dengan pertumbuhan urban di sepanjang sungai Seine dan
Marne dari tenggara dan timur kota, dan sepanjang sungai Seine dan
Oise ke baratlaut dan utara kota.
Di luar pinggiran utama, kepadatan penduduk menurun tajam; campuran hutan dan pertanian bergabung dengan jaringan
éparpillement atau kota sekitar,
garis komuter couronne périurbaine ini, bila digabung dengan aglomerasi Paris, melengkapi
aire urbaine Paris (atau
wilayah urban Paris, sejenis
wilayah metropolitan) yang menduduki oval seluas 14,518 km² (5,605.5 sq mi), atau sekitar 138 kali luas Paris itu sendiri.
Iklim
Paris memiliki
iklim laut dan dipengaruhi
Arus Atlantik Utara, sehingga kota ini memiliki iklim menengah yang jarang mengalami temperatur tinggi atau rendah. Temperatur tinggi tahunan rata-rata sekitar 15
°C (59
°F), dan temperatur rendah tahunan sekitar 7 °C (45 °F). Temperatur tertinggi, tercatat pada
28 Juli 1948, 40.4 °C (104.7 °F), dan terendah adalah -23.9 °C (-11.0 °F) pada
10 Desember 1879. Wilayah Paris telah mengalami temperatur yang mencapai kedua angka itu, dengan
gelombang panas 2003 dan
gelombang dingin 2006.
Hujan dapat terjadi kapanpun sepanjang tahun, dan Paris dikenal untuk hujan mendadaknya. Kota ini mengalami hujan tahunan rata-rata 641.6 mm (25.2 inci). Salju sangat jarang, kadang-kadang muncul pada bulan terdingin Januari atau Februari (selambat-lambatnya April), dan hampir tidak pernah cukup untuk membuat lapisan yang bertahan lebih dari sehari
| Cuaca untuk Paris |
| Bulan | Jan | Feb | Mar | Apr | Mei | Jun | Jul | Agt | Sep | Okt | Nov | Des | Tahun |
| Rata-rata tinggi °C (°F) | 6.9 (44) | 8.2 (47) | 11.8 (53) | 14.7 (58) | 19.0 (66) | 21.8 (71) | 24.4 (76) | 24.6 (76) | 20.8 (69) | 15.8 (60) | 10.4 (51) | 7.8 (46) | 15,5 (60) |
| Rata-rata rendah °C (°F) | 2.5 (37) | 2.8 (37) | 5.1 (41) | 6.8 (44) | 10.5 (51) | 13.3 (56) | 15.5 (60) | 15.4 (60) | 12.5 (55) | 9.2 (49) | 5.3 (42) | 3.6 (38) | 8,5 (47) |
| Presipitasi mm (inci) | 53.7 (2.1) | 43.7 (1.7) | 48.5 (1.9) | 53.0 (2.1) | 65.0 (2.6) | 54.6 (2.1) | 63.1 (2.5) | 43.0 (1.7) | 54.7 (2.2) | 59.7 (2.4) | 51.9 (2) | 58.7 (2.3) | 649,6 (25,6) |
| Sumber: Pusat Informasi Cuaca Dunia 2008-04-14 |
Lanskap kota
Paris "Modern" adalah hasil dari
perancangan ulang urban pertengahan abad ke-19. Berabad-abad kota ini telah menjadi labirin bagi jalan sempit dan rumah
setengah-kayu, tapi berawal tahun 1852, urbanisasi luas
Baron Haussmann meratakan seluruh distrik untuk membuat jalan lebar yang dilengkapi denan bangunan batu neo-klasik
bourgeoise; kebanyakan Paris 'baru' ini adalah Paris yang kita lihat hari ini. Rencana
Kekaisaran Kedua masih terjadi sekarang, sementara kota Paris masih memberlakukan hukum "
pelurusan" yang telah diubah (facade bangunan diganti menurut lebar jalan) pada beberapa pembangunan baru. Tinggi bangunan juga ditetapkan menurut lebar jalan yang dilalui, dan kode bangunan Paris telah mengalami berbagai perubahan sejak pertengahan abad ke-19 untuk konstruksi tinggi. Ini menjadi alasan bahwa Paris adalah kota yang "datar"
.
Perbatasan Paris yang tak berubah, kode bangunan yang dibatasi dan jarangnya tanah kosong telah membantu membuat fenomena yang disebut
muséification (atau "museumifikasi"), pada waktu yang sama mereka melestarikan masa lalu bersejarah Paris, hukum yang telah ditetapkan menjadikannya sulit membangun di dalam batas kota bangunan tinggi dan kebutuhan yang dibutuhkan untuk penduduk yang terus meningkat
. Banyak institusi dan infrastruktur ekonomi Paris telah dipindahkan, atau direncanakan pindah ke, pinggiran kota
. Distrik bisnis keuangan (
La Défense), pasar makanan utama (
Rungis), sekolah terkenal (
École Polytechnique,
HEC,
ESSEC,
INSEAD, dll.), laboratorium penelitian terkenal di dunia (di
Saclay atau
Évry), stadion olahraga terbesar (
Stade de France), dan beberapa kementerian (Kementerian Transportasi) terletak di luat kota Paris. Arsip Nasional Perancis akan dipindahkan ke pinggiran utara sebelum 2010
Kebutuhan untuk Paris yang lebih besar ditanggapi oleh pemerintah Perancis. Pada November 2007, diskusi untuk Paris besar telah dimulai, pinggiran kota mana yang akan dimasukkan dalam Paris besar belum diputuskan. Dalam beberapa hal, seperti perluasan tidak akan terjadi sebelum pemilihan balai kota Perancis, dijadwalkan pada musim semi 2008.
Distrik dan pusat bersejarah
Kota Paris
- Avenue des Champs-Elysées (arondisemen 8, tepi kanan) adalah taman abad ke-17 yang diubah menjadi jalan yang menghubungkan Concorde dan Arc de Triomphe. Salah satu atraksi turis dan jalan perbelanjaan besar di Paris. Jalan ini telah dijuluki la plus belle avenue du monde ("jalan terindah di dunia").
- Avenue Montaigne (arondisemen 8), sebelah Champs-Élysées, adalah rumah bagi label merek terkenal seperti Chanel, Louis Vuitton (LVMH), Dior dan Givenchy.
- Centre Pompidou terletak di dalam Centre Georges Pompidou ini adalah Musée National d'Art Moderne pameran prestisius koleksi seni yang meliputi Matisse, Miró, Picasso dan Kandinsky dan juga koleksi lainnya termasuk dekoratif seni, sejarah, industri, literatur, mebel, lukisan, fotografi, seni patung dan arsitektur
- Place de la Bastille (arondisemen 4, 11 dan 12, tepi kanan) adalah distrik bersejarah, tidak hanya untuk Paris, tapi untuk seluruh Perancis. Karena nilai sejarahnya distrik ini sering digunakan untuk demonstrasi politik, termasuk demonstrasi anti-CPE Maret 2006.
- Place de la Concorde (arondisemen 8, tepi kanan) terletak di ujung Champs-Élysées, dibangun sebagai "Place Louis XV", situs guillotine yang terkenal. Obelisk Mesir adalah "monumen tertua" Paris. Di tempat ini di sisi lain Rue Royale terdapat dua bangunan batu identik: bagian timur adalah Kementerian Laut Perancis, bagian barat adalah Hôtel de Crillon. Place Vendôme terkenal untuk hotel-hotel bergaya dan mewah (Hotel Ritz dan Hôtel de Vendôme) dan toko berliannya. Banyak perancang busana terkenal memiliki salonnya di daerah ini.
- Les Halles (arondisemen 1, tepi kanan) sebelumnya pasar produksi dan pusat daging Paris, sejak 1970-an sebuah pusat perbelanjaan besar di sekitar stasiun penghubung metro penting (Châtelet-Les Halles, terbesar di Eropa). Les Halles hancur tahun 1971 dan digantikan oleh Forum des Halles. Pasar sentral Paris, pasar pangan terbesar di dunia, diberikan pada Rungis, di pinggiran selatan.
- Le Grand Palais et le Petit Palais adalah salah satu bagian tertua dari kota di tepi sebelah kiri yang kuat dengan pendidikan dan sastra masa lalu yang hidup di samping bistros, kafe dan toko di Saint Germain-des-Pres.
- Le Marais (arondisemen 3 dan 4) adalah distrik Tepi Kanan terkenal. Secara budaya merupakan tempat terbuka.
- L'Ile de la Cité adalah salah satu dari dua pulau di Sungai Seine, sedang yang lain Ile Saint Louis merupakan lokasi tempat di mana kota Paris didirikan. Ada istana di ujung barat pulau pada abad 10 semasa bangsa Roman. akhir bagian timur dikhususkan untuk agama. Katedral yang telah dibangun yang diawali dengan Notre Dame. selanjutnya lokasi di prefektur kota adalah Prefecture de Police, Palais de Justice, Tribunal de Commerce dan Hôtel-Dieu hospital.
- L'Orangerie terletak di taman Tuileries museum indah memiliki koleksi lukisan termasuk buah tangan oleh Renoir, Picasso, Matisse, Modigliani dan Cezanne. serta terdapat dua kamar oval Monet yang terkenal sebagai 'waterlily'.
- Montmartre (arondisemen 18, tepi kanan) adalah wilayah bersejarah Butte, rumah bagi Basilique du Sacré-Cœur. Montmartre selalu memiliki sejarah degnan pelukis dan memiliki banyak studio dan café berbagai pelukis di sana.
- Montparnasse (arondisemen 14) adalah wilayah Tepi Kiri bersejarah yang terkenal untuk studio pelukis, ruang musik, dan café. Stasiun métro Montparnasse - Bienvenue besar dan pencakar langit Tour Montparnasse terletak di sana.
- Notre-Dame de Paris kathedral bergaya gothic yang megah ini terletak di jalan Ile de la Cite wilayah Paris. Dibangun mulai tahun 1163 namun tidak selesai hingga tahun 1361 kemudian hancur setelah revolusi bangunan ini telah menjadi subyek dari banyak perubahan dan perbaikan selama bertahun-tahun termasuk penambahan yang gargoyles, pilin diri dan patung oleh arsitek Eugene Voillet le-Duc, terkenal dengan novel Victor Hugo yang diterbitkan pada tahu 1831 berjudul Notre-Dame de Paris atau dikenal dengan The Hunchback of Notre Dame
- L'Opéra (arondisemen 9, tepi kanan) adalah daerah di sekitar Opéra Garnier yang menjadi rumah bagi pusat perbelanjaan dan kantor terpadat di Paris. Beberapa contohnya seperti Printemps dan Galeries Lafayette grands magasins (pusat perbelanjaan), dan kantor perusahaan finansial di Paris seperti Crédit Lyonnais dan American Express.
- Quartier Latin (arondisemen 5 dan 6, tepi kiri) adalah pusat pendidikan abad ke-12 yang merentang antara Place Maubert di Tepi Kiri dan kampus Sorbonne. Terkenal untuk atmosfer yang damai dan banyak bistro. Dengan pendirian pendidikan tinggi, seperti École Normale Supérieure, ParisTech dan kampus universitas Jussieu menjadikannya pusat pendidikan besar di Paris, yang juga menyumbang pada atmosfernya.
- Faubourg Saint-Honoré (arondisemen 8, tepi kanan) adalah salah satu distrik fashion besar di Paris, rumah bagi label seperti Hermès dan Christian Lacroix.
Di wilayah Paris
- La Défense (menempati komune Courbevoie, Puteaux, dan Nanterre, 2.5 km/1.5 mil barat batas kota) merupakan pinggiran kota penting Paris dan salah satu pusat bisnis terbesar di dunia. Dibangun di ujung barat perpanjangan poros bersejarah Paris ke barat dari Champs-Élysées, La Défense berisi kebanyakan bangunan tinggi bisnis. Diresmikan pemerintah Perancis tahun 1958, distrik ini memiliki 3.5 juta m² perkantoran, menjadikannya distrik terbesar di Eropa yang dibangun khusus untuk bisnis. Grande Arche (Gerbang Besar) la Défense, yang merumahkan bagian dari kantor pusat Kementerian Transportasi Perancis, berakhir di Esplanade tengah di sekitar dimana distrik ini dibentuk.
- Plaine Saint-Denis (menempati komune Saint-Denis, Aubervilliers, dan Saint-Ouen, di utara arondisemen ke-18, sepanjang jalan lingkar Périphérique) merupakan bekas wilayah produksi yang telah menjalani pembaruan urban berskala besar dalam 10 tahun belakangan ini. Daerah ini sekarang memiliki Stade de France di sekitar tempat dimana sedang dibangun distrik bisnis baru LandyFrance, dengan dua stasiun RER (pada jalur RER B dan D) dan mungkin beberapa pencakar langit. Di Plaine Saint-Denis juga terletak beberapa studio televisi Perancis juga beberapa studio film.
- Val de Seine (menempati arondisemen ke-15
dan
komune Issy-les-Moulineaux dan
Boulogne-Billancourt hingga baratdaya pusat Paris) merupakan hub media baru Paris dan Perancis, memiliki kantor pusat sebagian jaringan TV Perancis (
TF1 di Boulogne-Billancourt,
France 2 di arondisemen ke-15,
Canal+ dan saluran internasional
France 24 dan
Eurosport di Issy-les-Moulineaux), juga beberapa perusahaan telekomunikasi dan
TI seperti
Neuf Cegetel di Boulogne-Billancourt atau kantor regional
Microsoft untuk Eropa, Afrika & Timur Tengah di Issy-les-Moulineaux.
Monumen dan marka tanah
Tiga dari banyak
marka tanah Paris yang terkenal adalah
katedral abad ke-20
Notre Dame de Paris di
Île de la Cité,
Menara Eiffel abad ke-19, dan
Arc de Triomphe era Napoleon. Menara Eiffel adalah bangunan "sementara" rancangan Gustave Eiffel untuk
Pameran Universal 1889 tapi menara ini tidak pernah dibongkar dan sekarang menjadi simbol keindahan Paris. Terlihat dari berbagai sudut kota juga pencakar langit
Tour Montparnasse dan
Basilique du Sacré-Cœur di bukit
Montmartre.
Garis bersejarah adalah jalur monumen, bangunan dan jalan yang membentang dalam garis lurus dari pusat kota ke barat: jalur monumen ini dimulai dengan
Louvre dan berlanjut melalui
Kebun Tuileries,
Champs-Élysées dan
Arc de Triomphe terletak di lingkaran
Place de l'Étoile. Sejak 1960-an jalur ini diperpanjang jauh ke barat hingga mencapai distrik bisnis
La Défense yang didominasi
Grande Arche berbentuk persegi miliknya; distrik ini memiliki banyak
pencakar langit tertinggi di
wilayah urban Paris. Museum
Invalides adalah pemakaman bagi banyak prajurit Perancis, termasuk
Napoleon, dan gereja
Panthéon adalah tempat dimana banyak pelukis pria dan wanita Perancis dimakamkan. Bekas penjara
Conciergerie menahan sejumlah anggota
Ancien Régime sebelum kematian mereka selama
Revolusi Perancis. Simbol lain Revolusi adalah dua
Patung Liberty yang terletak di
Île des Cygnes di Seine dan di
Kebun Luksemburg. Versi besar patung dikirim sebagai hadiah dari Perancis kepada
Amerika tahun 1886 dan sekarang berdiri di pelabuhan
New York City.
Palais Garnier dibangun pada masa
Kekaisaran Kedua, sementara bekas istana
Louvre sekarang menjadi salah satu museum terkenal di dunia.
Sorbonne adalah bagian terkenal dari
Universitas Paris dan didasarkan di tengah
Latin Quarter. Jauh dari Notre Dame de Paris, terdapat beberapa bangunan terkenal alinnya termasuk kapel istana
Sainte-Chapelle abad ke-13 dan
Église de la Madeleine.
Taman dan kebun
Dua dari
kebun tertua dan terkenal di Paris adalah
Kebun Tuileries, dibuat sejak abad ke-16 untuk istana di tepi
Seine dekat
Louvre, dan
Tepi Kiri Kebun Luksemburg, kebun pribadi lainnya yang dimiliki oleh sebuah château yang dibangun oleh
Marie de' Medici tahun 1612.
Jardin des Plantes, dibuat oleh dokter
Louis XIII Guy de La Brosse] untuk tanaman kesehatan, adalah kebun umum pertama Paris. Beberapa kebun besar Paris lainnya adalah bentukan
Kekaisaran Kedua: bekas taman pinggiran
Monsouris,
Parc des Buttes Chaumont dan
Parc Monceau (sebelumnya dikenal sebagai "folie de Chartres"), adalah buatan insinyur
Napoleon III Jean-Charles Alphand dan lanskap dan dinikmati oleh semua usia. Proyek lain yang ditetapkan dibawah perintah
Baron Haussmann adalah pembangunan kembali taman hutan
Bois de Boulogne di barat Paris;
Bois de Vincennes, di ujung timur seberang kota, menerima perlakuan yang sama di tahun-tahun berikutnya. Tambahan baru terhadap lanskap taman Paris adalah
Parc de la Villette, dibangun oleh arsitek
Bernard Tschumi di tanah bekas
rumah jagal Paris,
Parc André Citroën dan kebunnya dibuat di lingkaran sepanjang bekas jalur rel sirkuler "
Petite Ceinture":
Promenade Plantée.
Pemakaman
Pemakaman Paris terletak di luar kota pada masa Romawi, tapi berubah dengan berkembangnya
Katolik dan pembangunan gereja dan tanah pemakaman sekitarnya di pusat kota. Pertumbuhan kota langsung memenuhi pemakaman hingga terlalu penuh, membuat kondisi yang kadang-kadang tak bersih; dijelaskan sejak 1786, isi semua pemakaman paroki Paris dipindahkan ke sebuah bagian yang diperbarui di bekas tambang batu di pinggiran Paris di luar gerbang kota "Porte d'Enfer" (hari ini
Denfert-Rochereau di
arondisemen 14e). Sebagai solusi yang lebih jelas daripada pembentukan beberapa pemakaman pinggiran kecil,
Napoleon Bonaparte menyetujui pembuatan tiga pemakaman Paris besar di luar batas kota; dibuka sejak 1804, merupakan pemakaman
Cimetière du Père Lachaise didirikan oleh Napoleon pada tahun 1804,
Cimetière du Pere Lachaise dianggap sebagai pemakaman terbesar di dunia terdapat seniman, penulis dan komposer terkenal yang dikubur di sini. antara lain;
Oscar Wilde,
Maria Callas,
Eugène Delacroix,
Camille Pissaro,
Jim Morrison dan
Édith Piaf. dan pemakaman
Montmartre,
Montparnasse, dan kemudian
Passy.
Ketika Paris menganeksasi bekas komune pinggirannya tahun 1860, kali ini termasuk pemakaman di batas kotanya. Pemakaman pinggiran baru dibuat di awal abad ke-20: yang terbesar adalah
Cimetière Parisien de Saint-Ouen,
Cimetière Parisien de Bobigny-Pantin,
Cimetière Parisien d'Ivry dan
Cimetière Parisien de Bagneux.
Budaya
Hiburan
Opera
Gedung opera terbesar di Paris adalah
Opéra Garnier abad ke-19 (bekas
Paris Opéra) dan
Opéra Bastille modern; yang lama mengadakan pertunjukan balet dan opera klasik, dan yang baru menyediakan repertoire campuran klasik dan modern.
Di pertengahan
abad ke-19 terdapat dua gedung opera yang masih aktif:
Opéra-Comique (yang masih berdiri hingga sekarang) dan
Thatre Lyrique (di era modern mengubah profil dan namanya menjadi
Théâtre de la Ville).
Teater/Aula konser
Teater umumnya memiliki sebuah ruangan besar dalam budaya Paris. Masih ada hingga hari ini, meskipun, mungkin aneh, banyak aktor populernya sekarang juga menjadi bintang televisi perancis. Beberapa teater besar Paris adalah
Bobino,
Théâtre Mogador dan
Théâtre de la Gaîté-Montparnasse. Sejumlah teater Paris juga telah berubah menjadi aula konser.
Banyak legenda musik terbaik Perancis, seperti
Édith Piaf,
Maurice Chevalier,
Georges Brassens dan
Charles Aznavour, mulai dikenal luas di aula konser Paris: teater yang masih mengadakan konser seperti itu adalah
Le Lido,
Bobino,
l'Olympia,
la Cigale dan
le Splendid.
Élysées-Montmartre, berkurang dari ukuran aslinya, adalah aula konser hari ini. New Morning adalah salah satu klub di Paris yang masih mengadakan konser jazz, tapi juga berpengalaman dalam musik 'indie'. Belakangan ini, aula
Le Zénith di distrik
La Villette Paris dan stadion "
parc-omnisports" di
Bercy digunakan sebagai aula konser rock berskala besar.
Ruang dansa/Diskotik
Guinguettes dan
Bals-concerts adalah tulang punggung hiburan Paris sebelum pertengahan abad ke-20. Contoh awal hingga pertengahan abad ke-19 adalah guinguette
Moulin de la Galette dan ruang dansa-kebun
Élysées-Montmartre dan
Chateau-Rouge. Orkestra populer memberikan jalan bagi pemain akordion Paris yang musiknya menarik penonton faubourg du Temple
Apollo dan
le Java dan ruang dansa
Belleville. Dari klub yang tersisa di era itu tumbuhlah
discothèque modern: Le Palace, meskipun ditutup sekarang, adalah contoh paling legendaris Paris. Hari ini, banyak perkumpulan di Paris dilakukan di klub seperti Le Queen, L'Etoile, Le Cab yang banyak dipilih. Klub bermusik elektronik seperti Le Rex,
Le Batofar (sebuah perahu yang diubah menjadi klub) atau The Pulp cukup populer dan sejumlah DJ terbaik dunia bermain di sana. Juga, DJ dari Paris, seperti Daft Punk, Justice, Uffie, dll.
Café, restoran dan hotel
Café dengancepat menjadi bagian integral dari budaya Perancis dari pemunculan pertamanya, berawal dari pembukaan
Café Procope di
tepi kiri tahun 1689 dan
café Régence di
Palais Royal setahun kemudian. Café di kebun beberapa distrik menjadi populer pada abad ke-18, dan dapat dianggap sebagai "café teras" pertama di Paris; ini tidak akan terkenal hingga trotoar dan jalan bulevar mulai muncul pada pertengahan abad ke-19. Café adalah perhentian penting dalam perjalanan menuju atau dari kantor bagi banyak warga Paris, dan khususnya saat makan siang.
Reputasi kuliner Paris memiliki asal usul dari tempat lahir penduduknya. Dengan awal jalur rel abad ke-19 dan revolusi industri menghasilkan banjir migrasi yang membawanya dengan perbedaan gastronomi berbagai region Perancis, dan dipertahankan melalui restoran 'makanan lokal' yang ditujukan pada orang-orang dari semua tempat. "Chez Jenny" merupakan contoh restoran yang berpengalaman dalam masakan region
Alsace, dan "Aux Lyonnais" adalah contoh lain dengan makanan tradisional dari region asal kota tersebut. Tentunya migrasi dari tempat yang lebih jauh berarti perbedaan kuliner yang lebih hebat, dan hari ini, sebagai tambahan terhadap jumlah besar pemukiman Afrika Utara dan Asia, di Paris seseorang dapat menemukan restoran kualitas tinggi dari seluruh dunia.
Hotel adalah hasil lain dari perjalanan jauh dan
pariwisata, khususnya
Expositions Universelles abad ke-19 (Pameran Dunia). Salah satu yang termewah,
Hôtel Ritz berdiri di
Place Vendôme sejak 1898, dan
Hôtel de Crillon dibuka di sisi utara
Place de la Concorde sejak 1909.
Sinema
Warga Paris bertujuan berbagi tren film yang sama dengan kota-kota di dunia, untuk mengimbangi dominasi hiburan film buatan Hollywood. Sinema Perancis mulai muncul, dengan sutradara besar (
réalisateurs) seperti
Claude Lelouch,
François Truffaut,
Jean-Luc Godard,
Claude Chabrol dan
Luc Besson, dan genre populer lainnya dengan sutradara
Claude Zidi contohnya. Film Eropa dan Asia juga tersebar dan disambut luas. Keunikan Paris adalah jaringan bioskop kecilnya yang besar: dalam seminggu penggemar film memiliki pilihan di antara sekitar 300 film lama atau baru dari seluruh dunia.
Banyak aula konser/dansa diubah menjadi bioskop ketika media mulai terkenal sejak 1930-an. Kemudian banyak bioskop besar dibagi menjadi banyak, ruangan kecil: bioskop terbesar di Paris hari ini adalah teater
le Grand Rex dengan 2.800 kursi, sementara bioskop lain memiliki kurang dari 1.000 kursi. Sekarang terjadi musim multiplex yang memiliki lebih dari 10 atau 20 layar.
Pariwisata
Paris telah menjadi kota tujuan pedagang, pelajar dan peziarah, tapi 'industri pariwisata'-nya dimulai hanya dalam skala besar dengan munculnya perjalanan rel, berasal dari organisasi negara jaringan rel Perancis tahun 1848. Di antara atraksi massal pertamanya yang menarik pihak internasional, adalah
Expositions Universelles 1855 yang mengeluarkan bangunan-bangunan baru Paris, terutama
Menara Eiffel tahun 1889. Sebagai tambahan pada pembaruan ibukota
Kekaisaran Kedua ini, telah menjadikan kota ini sebuah atraksi pada hari ini.
Museum dan monumen Paris adalah atraksi kelas tinggi; pariwisata telah memotivasi kedua kota dan pemerintah nasional untuk membuat yang baru. Museum kebanggaan kota,
Louvre, dikunjungi 8 juta orang per tahun, menjadi museum seni yang paling sering dikunjungi di dunia. Katedral kota adalah atraksi utama lainnya:
Notre Dame de Paris dan
Basilique du Sacré-Coeur menerima 12 juta dan delapan juta pengunjung.
Menara Eiffel, sejauh ini monumen terkenal di Paris, menarik sekitar enam juta pengunjung per tahun dan lebih dari 200 juta sejak pembangunannya.
Disneyland Resort Paris adalah atraksi turis utama tidak hanya bagi pengunjung yang ke Paris, tapi juga Eropa, dengan 14.5 juta pengunjung tahun 2007.
Louvre merupakan salah satu museum terbesar dan terkenal, memiliki berbagai karya seni, termasuk
Mona Lisa (
La Joconde) dan patung
Venus de Milo. Karya
Pablo Picasso dan
Auguste Rodin ditemukan di
Musée Picasso dan
Musée Rodin, sementara
komunitas seni Montparnasse memiliki
Musée du Montparnasse. Berbeda dengan eksterior pipanya,
Centre Georges Pompidou, juga dikenal sebagai
Beaubourg, merumahkan
Musée National d'Art Moderne. Seni dan artefak dari
Abad Pertengahan dan era
Impresionis disimpan di
Musée Cluny dan
Musée d'Orsay, bekas bangunan dengan hiasan
The Lady and the Unicorn. Museum terbaru Paris (dan terbesar ketiga), Musée du quai Branly, dibuka bulan Juni 2006 dan memiliki karya seni dari Afrika, Asia, Oseania, dan Amerika.
Banyak pendirian lokal populer Paris telah menarik turis, daripada patron lokal.
Le Lido, ruang dansa-kabaret
Moulin Rouge, contohnya, adalah teater restoran berpanggung, sebuah tampilan dansa tapi dengan suasana kabaret. Semua bekas elemen sosial atau budaya bangunan, seperti ballroom dan kebun, hilang hari ini. Banyak hotel, restoran dan perdagangan hiburan malam Paris telah tergantung pada pariwisata, dengan hasil yang tidak selalu positif terhadap budaya Paris.
Berikut beberapa gambar bangunan-bangunan dan pemandangan-pemandangan di kota Paris: